Detail Buku
Togamas Ecommerce 50 Cara Kaya Ala Richard Branson

Sir Richard Branson. Pebisnis asal Inggris ini adalah pemilik 400 perusahaan di bawah bendera Virgin Group. Ia mengawali karir kewirausahaan di usia 16 tahun ketika masih mengenyam pendidikan menengah atas di Stowe Public School. Bisnis pertamanya adalah mendirikan Majalah Student, dan diikuti dengan mendirikan perusahaan penjualan retail piringan hitam melalui pos tiga tahun kemudian. 

Perusahaan retail melalui pos tersebut kemudian berkembang menjadi toko penjualan album musik. Toko pertama didirikan tahun 1971 di Oxford Street, London. Hanya perlu waktu tiga tahun bagi Richard Branson untuk memulai bisnis lain dalam industri musik lewat Virgin Music yang amat sukses setelah meluncurkan single Tubular Bells dari musisi Mike Oldfield. Musisi-musisi lain yang kemudian bernaung di bawah label Virgin Music antara lain S*x Pistols, The Smashing Pumpkins, dan Janet Jackson. 
Pria penyuka petualangan ini tak hanya sibuk berbisnis. Ia senang menantang diri dengan perjalanan-perjalanan yang berbahaya. Tahun 1986, misalnya, Richard Branson mencoba memecahkan rekor dunia melintasi Samudera Atlantik naik perahu layar. Tahun berikutnya, ia kembali menyeberangi Atlantik. Namun kali ini ia memilih naik balon udara panas. Empat tahun kemudian, ia kembali naik balon udara panas untuk melintasi Samudera Pasifik. Dan, masih banyak petualangan lain yang ia lakukan. 

Kisah sukses Richard Branson dalam membangun bisnis hingga menjadi orang ternama di dunia patut kita teladani. Setidaknya untuk kita ambil semangat kerja keras, pantang menyerah, dan kegigihannya. Bahkan, saat ia harus gulung tikar karena bisnisnya kalah bersaing. Semua itu Richard Branson lalui dengan tetap senang hati. 

Melalui kisah hidupnya, Richard Branson ingin meyakinkan bahwa setiap orang harus berani menerima bahwa dirinya berbeda.

9786026475725 42704
50 Cara Kaya Ala Richard Branson
42704

Sir Richard Branson. Pebisnis asal Inggris ini adalah pemilik 400 perusahaan di bawah bendera Virgin Group. Ia mengawali karir kewirausahaan di usia 16 tahun ketika masih mengenyam pendidikan menengah atas di Stowe Public School. Bisnis pertamanya adalah mendirikan Majalah Student, dan diikuti dengan mendirikan perusahaan penjualan retail piringan hitam melalui pos tiga tahun kemudian. 

Perusahaan retail melalui pos tersebut kemudian berkembang menjadi toko penjualan album musik. Toko pertama didirikan tahun 1971 di Oxford Street, London. Hanya perlu waktu tiga tahun bagi Richard Branson untuk memulai bisnis lain dalam industri musik lewat Virgin Music yang amat sukses setelah meluncurkan single Tubular Bells dari musisi Mike Oldfield. Musisi-musisi lain yang kemudian bernaung di bawah label Virgin Music antara lain S*x Pistols, The Smashing Pumpkins, dan Janet Jackson. 
Pria penyuka petualangan ini tak hanya sibuk berbisnis. Ia senang menantang diri dengan perjalanan-perjalanan yang berbahaya. Tahun 1986, misalnya, Richard Branson mencoba memecahkan rekor dunia melintasi Samudera Atlantik naik perahu layar. Tahun berikutnya, ia kembali menyeberangi Atlantik. Namun kali ini ia memilih naik balon udara panas. Empat tahun kemudian, ia kembali naik balon udara panas untuk melintasi Samudera Pasifik. Dan, masih banyak petualangan lain yang ia lakukan. 

Kisah sukses Richard Branson dalam membangun bisnis hingga menjadi orang ternama di dunia patut kita teladani. Setidaknya untuk kita ambil semangat kerja keras, pantang menyerah, dan kegigihannya. Bahkan, saat ia harus gulung tikar karena bisnisnya kalah bersaing. Semua itu Richard Branson lalui dengan tetap senang hati. 

Melalui kisah hidupnya, Richard Branson ingin meyakinkan bahwa setiap orang harus berani menerima bahwa dirinya berbeda.

0 Genesis Indonesia< 9786026475725

50 Cara Kaya Ala Richard Branson

Astrid Savitri
Rp. 49.000
Rp. 42.704
  • QTY:

DESKRIPSI

Sir Richard Branson. Pebisnis asal Inggris ini adalah pemilik 400 perusahaan di bawah bendera Virgin Group. Ia mengawali karir kewirausahaan di usia 16 tahun ketika masih mengenyam pendidikan menengah atas di Stowe Public School. Bisnis pertamanya adalah mendirikan Majalah Student, dan diikuti dengan mendirikan perusahaan penjualan retail piringan hitam melalui pos tiga tahun kemudian. 

Perusahaan retail melalui pos tersebut kemudian berkembang menjadi toko penjualan album musik. Toko pertama didirikan tahun 1971 di Oxford Street, London. Hanya perlu waktu tiga tahun bagi Richard Branson untuk memulai bisnis lain dalam industri musik lewat Virgin Music yang amat sukses setelah meluncurkan single Tubular Bells dari musisi Mike Oldfield. Musisi-musisi lain yang kemudian bernaung di bawah label Virgin Music antara lain S*x Pistols, The Smashing Pumpkins, dan Janet Jackson. 
Pria penyuka petualangan ini tak hanya sibuk berbisnis. Ia senang menantang diri dengan perjalanan-perjalanan yang berbahaya. Tahun 1986, misalnya, Richard Branson mencoba memecahkan rekor dunia melintasi Samudera Atlantik naik perahu layar. Tahun berikutnya, ia kembali menyeberangi Atlantik. Namun kali ini ia memilih naik balon udara panas. Empat tahun kemudian, ia kembali naik balon udara panas untuk melintasi Samudera Pasifik. Dan, masih banyak petualangan lain yang ia lakukan. 

Kisah sukses Richard Branson dalam membangun bisnis hingga menjadi orang ternama di dunia patut kita teladani. Setidaknya untuk kita ambil semangat kerja keras, pantang menyerah, dan kegigihannya. Bahkan, saat ia harus gulung tikar karena bisnisnya kalah bersaing. Semua itu Richard Branson lalui dengan tetap senang hati. 

Melalui kisah hidupnya, Richard Branson ingin meyakinkan bahwa setiap orang harus berani menerima bahwa dirinya berbeda.

DETAIL BUKU

Penerbit : Genesis
Tahun : 2018
Halaman : -
Berat : 200 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786026475725

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0