Detail Buku
Togamas Ecommerce Adam Marifat

Bersama Telegram-nya Putu Wijaya dan O, Amuk, Kapak punya Tardji, Adam Ma’rifat adalah sebuah tonggak berjingkraknya sebuah generasi sastra yang habis-habisan dalam ranah eksperimentasi-sebuah gejala yang ditengarai oleh Ajip Rosidi (dalam pengantar antologi Laut Biru Langit Biru) sebagai perayaan edan-edanan atas kebebasan pasca-65, sebuah parade kemenangan kaum manifest Kebudayaan (yang terlembagakan dalam diri Majalah Sastra Horison) atas rontoknya sebuah paham kebudayaan yang menyerukan seni yang mengabdi pada partai.

Inilah buku, menyusul buku kumpulan cerpen sebelumnya, Godlob, yang melentingkan nama Danarto dalam peraturan kesastraan Indonesia hingga ke titik tertinggi. Ini pula buku yang pasti akan disebut –sebut  jika ada yang bicara tentang gejala sufiesme dalam sastra Indonesia.
Jika terlalu asyik, masyuk, mabuk, apalagi sampai kerasukan dengan apa yang disajikan Danarto dalam keenam cerpennya dalam kumpulan ini, anda tak akan pernah bisa menyelesaikan buku ini. Atau, paling tidak, Anda tak akan pernah merasa selesai – meski telah merasa tuntas membacanya hingga titik terahir. Jadi, hati-hatilah.

-Mahfud Ikhwan
9786026651112 43575
Adam Marifat
43575

Bersama Telegram-nya Putu Wijaya dan O, Amuk, Kapak punya Tardji, Adam Ma’rifat adalah sebuah tonggak berjingkraknya sebuah generasi sastra yang habis-habisan dalam ranah eksperimentasi-sebuah gejala yang ditengarai oleh Ajip Rosidi (dalam pengantar antologi Laut Biru Langit Biru) sebagai perayaan edan-edanan atas kebebasan pasca-65, sebuah parade kemenangan kaum manifest Kebudayaan (yang terlembagakan dalam diri Majalah Sastra Horison) atas rontoknya sebuah paham kebudayaan yang menyerukan seni yang mengabdi pada partai.

Inilah buku, menyusul buku kumpulan cerpen sebelumnya, Godlob, yang melentingkan nama Danarto dalam peraturan kesastraan Indonesia hingga ke titik tertinggi. Ini pula buku yang pasti akan disebut –sebut  jika ada yang bicara tentang gejala sufiesme dalam sastra Indonesia.
Jika terlalu asyik, masyuk, mabuk, apalagi sampai kerasukan dengan apa yang disajikan Danarto dalam keenam cerpennya dalam kumpulan ini, anda tak akan pernah bisa menyelesaikan buku ini. Atau, paling tidak, Anda tak akan pernah merasa selesai – meski telah merasa tuntas membacanya hingga titik terahir. Jadi, hati-hatilah.

-Mahfud Ikhwan
111 Basabasi Indonesia< 9786026651112

Adam Marifat

Danarto
Rp. 50.000
Rp. 43.575
  • QTY:

DESKRIPSI

Bersama Telegram-nya Putu Wijaya dan O, Amuk, Kapak punya Tardji, Adam Ma’rifat adalah sebuah tonggak berjingkraknya sebuah generasi sastra yang habis-habisan dalam ranah eksperimentasi-sebuah gejala yang ditengarai oleh Ajip Rosidi (dalam pengantar antologi Laut Biru Langit Biru) sebagai perayaan edan-edanan atas kebebasan pasca-65, sebuah parade kemenangan kaum manifest Kebudayaan (yang terlembagakan dalam diri Majalah Sastra Horison) atas rontoknya sebuah paham kebudayaan yang menyerukan seni yang mengabdi pada partai.

Inilah buku, menyusul buku kumpulan cerpen sebelumnya, Godlob, yang melentingkan nama Danarto dalam peraturan kesastraan Indonesia hingga ke titik tertinggi. Ini pula buku yang pasti akan disebut –sebut  jika ada yang bicara tentang gejala sufiesme dalam sastra Indonesia.
Jika terlalu asyik, masyuk, mabuk, apalagi sampai kerasukan dengan apa yang disajikan Danarto dalam keenam cerpennya dalam kumpulan ini, anda tak akan pernah bisa menyelesaikan buku ini. Atau, paling tidak, Anda tak akan pernah merasa selesai – meski telah merasa tuntas membacanya hingga titik terahir. Jadi, hati-hatilah.

-Mahfud Ikhwan

DETAIL BUKU

Penerbit : Basabasi
Tahun : 2017
Halaman : 111
Berat : 300 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786026651112

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0