Detail Buku
Togamas Ecommerce Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Edisi Keempat

Fakta bahwa kelangkaan kajian tentang sejarah pemikiran ekonomi dalam Islam sungguh sangat tidak menguntungkan, meski dalam sepanjang sejarah Islam pera pemikir dan sarjana Muslim sudah mengembangkan berbagai gagasan ekonominya sedemikian rupa. Sayangnya, kontribusi para cendekiawan Muslim yang besar terhadap  kelangsungan dan perkembangan ekonomi pada khususnya, dan peradaban dunia pada umumnya, telah diabaikan oleh para ilmuawan Barat. Buku-buku teks ekonomi Barat pun hampir tidak pernah menyebutkan peranan kaum Muslimin. Sehingga dikalangan umat Islam pun kadang masih mengendap keraguan “apakah Islam memiliki konsep ekonomi?”

Buku edisi keempat ini memberi tambahan penekanan yang lebih rinci tentang bagaimana permikiran Ekonomi Islam mengubah pemikiran Ekonomi Eropa Kuno yang selanjutnya mendorong Eropa ke arah Abad Kebangkitan Eropa yang dikenal dengan zaman Renaissance.  Hal ini dilakukan dengan menambahkan satu bagian baru yang terdiri dari 4 bab.

Pada edisi keempat ini, buku dibagi menjadi tiga bagian.  Bagian Pertama terdiri dari 6 bab membahas tentang Sejarah Perekonomian Umat Islam pada masa Awal Pemerintahan Rasulullah Saw. dan al Khulafaar Rasyidin.  Bagian Kedua terdiri dari 12 bab yang diawali dengan satu bab tentang rangkuman Pemikiran-pemikiran Ekonomi Islam dan transmisinya ke Eropa.  Sebelas bab selanjutnya merupakan kumpulan pemikiran sebelas Pemikir Besar Ekonomi Islam pada zamannya masing-masing. Bagian Ketigaterdiri dari 4 bab yang membahas secara lebih rinci interaksi pemikiran Ekonomi Islam dan para pembaharu pemikiran Ekonomi di Eropa.  Luasnya kekuasaan Islam selama 800 tahun juga menampilkan kekayaan khazanah permikiran Ekonomi Islam.  Keragaman persoalan ekonomi dalam bentang masa yang panjang dan luas pencakupan geografis, membangun Pemikiran Ekonomi Islam yang luas sebagai hasil respons atas persoalan ekonomi yang dihadapi pada zaman dan tempat geografisnya.

Hal ini terekam dalam bab 22 tentang Teori Perdagangan Islam: Muslim Arab dan Muslim Persia.  Teori yang dibangun oleh Dimishqi dan Ibnu Taimiyah (Muslim Arab) dan teori yang dibangun oleh Al Ghazali dan Kay Kavus (Muslim Persia) memberikan secercah cahaya untuk menelusuri asal usul perbedaan teori perdagangan Ekonomi Modern.

Jejak rekam pemikiran Ekonomi Islam yang ditemukan tersebarluas di pemikiran Ekonomi Eropa, tidak terlepas dari kenyataan diterapkannya pemikiran Ekonomi Islam oleh para penguasa Islam pada zamannya.  Book of Crown, Mirror for the Muslim Prince,  Qabus Nameh, Siasat Nameh, merupakan sejumlah contoh buku pedoman bagi pemerintahan Islam berisi kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik, juga dapat dibaca pada bab 22.

Buku ini terbit sebagai suatu bentuk kerja sama antara PT RajaGrafindo Persada dengan Karim Business Consulting (KBC).

9786024252748 130500
Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Edisi Keempat
130500

Fakta bahwa kelangkaan kajian tentang sejarah pemikiran ekonomi dalam Islam sungguh sangat tidak menguntungkan, meski dalam sepanjang sejarah Islam pera pemikir dan sarjana Muslim sudah mengembangkan berbagai gagasan ekonominya sedemikian rupa. Sayangnya, kontribusi para cendekiawan Muslim yang besar terhadap  kelangsungan dan perkembangan ekonomi pada khususnya, dan peradaban dunia pada umumnya, telah diabaikan oleh para ilmuawan Barat. Buku-buku teks ekonomi Barat pun hampir tidak pernah menyebutkan peranan kaum Muslimin. Sehingga dikalangan umat Islam pun kadang masih mengendap keraguan “apakah Islam memiliki konsep ekonomi?”

Buku edisi keempat ini memberi tambahan penekanan yang lebih rinci tentang bagaimana permikiran Ekonomi Islam mengubah pemikiran Ekonomi Eropa Kuno yang selanjutnya mendorong Eropa ke arah Abad Kebangkitan Eropa yang dikenal dengan zaman Renaissance.  Hal ini dilakukan dengan menambahkan satu bagian baru yang terdiri dari 4 bab.

Pada edisi keempat ini, buku dibagi menjadi tiga bagian.  Bagian Pertama terdiri dari 6 bab membahas tentang Sejarah Perekonomian Umat Islam pada masa Awal Pemerintahan Rasulullah Saw. dan al Khulafaar Rasyidin.  Bagian Kedua terdiri dari 12 bab yang diawali dengan satu bab tentang rangkuman Pemikiran-pemikiran Ekonomi Islam dan transmisinya ke Eropa.  Sebelas bab selanjutnya merupakan kumpulan pemikiran sebelas Pemikir Besar Ekonomi Islam pada zamannya masing-masing. Bagian Ketigaterdiri dari 4 bab yang membahas secara lebih rinci interaksi pemikiran Ekonomi Islam dan para pembaharu pemikiran Ekonomi di Eropa.  Luasnya kekuasaan Islam selama 800 tahun juga menampilkan kekayaan khazanah permikiran Ekonomi Islam.  Keragaman persoalan ekonomi dalam bentang masa yang panjang dan luas pencakupan geografis, membangun Pemikiran Ekonomi Islam yang luas sebagai hasil respons atas persoalan ekonomi yang dihadapi pada zaman dan tempat geografisnya.

Hal ini terekam dalam bab 22 tentang Teori Perdagangan Islam: Muslim Arab dan Muslim Persia.  Teori yang dibangun oleh Dimishqi dan Ibnu Taimiyah (Muslim Arab) dan teori yang dibangun oleh Al Ghazali dan Kay Kavus (Muslim Persia) memberikan secercah cahaya untuk menelusuri asal usul perbedaan teori perdagangan Ekonomi Modern.

Jejak rekam pemikiran Ekonomi Islam yang ditemukan tersebarluas di pemikiran Ekonomi Eropa, tidak terlepas dari kenyataan diterapkannya pemikiran Ekonomi Islam oleh para penguasa Islam pada zamannya.  Book of Crown, Mirror for the Muslim Prince,  Qabus Nameh, Siasat Nameh, merupakan sejumlah contoh buku pedoman bagi pemerintahan Islam berisi kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik, juga dapat dibaca pada bab 22.

Buku ini terbit sebagai suatu bentuk kerja sama antara PT RajaGrafindo Persada dengan Karim Business Consulting (KBC).

0 Rajagrafindo Indonesia< 9786024252748

Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Edisi Keempat

Adiwarman Karim
Rp. 145.000
Rp. 130.500

DESKRIPSI

Fakta bahwa kelangkaan kajian tentang sejarah pemikiran ekonomi dalam Islam sungguh sangat tidak menguntungkan, meski dalam sepanjang sejarah Islam pera pemikir dan sarjana Muslim sudah mengembangkan berbagai gagasan ekonominya sedemikian rupa. Sayangnya, kontribusi para cendekiawan Muslim yang besar terhadap  kelangsungan dan perkembangan ekonomi pada khususnya, dan peradaban dunia pada umumnya, telah diabaikan oleh para ilmuawan Barat. Buku-buku teks ekonomi Barat pun hampir tidak pernah menyebutkan peranan kaum Muslimin. Sehingga dikalangan umat Islam pun kadang masih mengendap keraguan “apakah Islam memiliki konsep ekonomi?”

Buku edisi keempat ini memberi tambahan penekanan yang lebih rinci tentang bagaimana permikiran Ekonomi Islam mengubah pemikiran Ekonomi Eropa Kuno yang selanjutnya mendorong Eropa ke arah Abad Kebangkitan Eropa yang dikenal dengan zaman Renaissance.  Hal ini dilakukan dengan menambahkan satu bagian baru yang terdiri dari 4 bab.

Pada edisi keempat ini, buku dibagi menjadi tiga bagian.  Bagian Pertama terdiri dari 6 bab membahas tentang Sejarah Perekonomian Umat Islam pada masa Awal Pemerintahan Rasulullah Saw. dan al Khulafaar Rasyidin.  Bagian Kedua terdiri dari 12 bab yang diawali dengan satu bab tentang rangkuman Pemikiran-pemikiran Ekonomi Islam dan transmisinya ke Eropa.  Sebelas bab selanjutnya merupakan kumpulan pemikiran sebelas Pemikir Besar Ekonomi Islam pada zamannya masing-masing. Bagian Ketigaterdiri dari 4 bab yang membahas secara lebih rinci interaksi pemikiran Ekonomi Islam dan para pembaharu pemikiran Ekonomi di Eropa.  Luasnya kekuasaan Islam selama 800 tahun juga menampilkan kekayaan khazanah permikiran Ekonomi Islam.  Keragaman persoalan ekonomi dalam bentang masa yang panjang dan luas pencakupan geografis, membangun Pemikiran Ekonomi Islam yang luas sebagai hasil respons atas persoalan ekonomi yang dihadapi pada zaman dan tempat geografisnya.

Hal ini terekam dalam bab 22 tentang Teori Perdagangan Islam: Muslim Arab dan Muslim Persia.  Teori yang dibangun oleh Dimishqi dan Ibnu Taimiyah (Muslim Arab) dan teori yang dibangun oleh Al Ghazali dan Kay Kavus (Muslim Persia) memberikan secercah cahaya untuk menelusuri asal usul perbedaan teori perdagangan Ekonomi Modern.

Jejak rekam pemikiran Ekonomi Islam yang ditemukan tersebarluas di pemikiran Ekonomi Eropa, tidak terlepas dari kenyataan diterapkannya pemikiran Ekonomi Islam oleh para penguasa Islam pada zamannya.  Book of Crown, Mirror for the Muslim Prince,  Qabus Nameh, Siasat Nameh, merupakan sejumlah contoh buku pedoman bagi pemerintahan Islam berisi kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik, juga dapat dibaca pada bab 22.

Buku ini terbit sebagai suatu bentuk kerja sama antara PT RajaGrafindo Persada dengan Karim Business Consulting (KBC).

DETAIL BUKU

Penerbit : Rajagrafindo
Tahun : 2018
Halaman : -
Berat : 500 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786024252748
  • Miss Mini Market 6
    Atsumu Matsumoto
    Rp. 28.000
    Rp. 25.200
  • Boruto - Naruto Next Generation Vol. 7
    Masashi Kishimoto
    Rp. 40.000
    Rp. 36.000
  • National Geographic: Mengapa Tidak?
    Crispin Boyer
    Rp. 280.000
    Rp. 252.000
  • Ensiklopedia Pengetahuan Pertamaku: Luar Angkasa
    Claire Philip
    Rp. 70.000
    Rp. 63.000
  • Ensiklopedia Pengetahuan Pertamaku: Hewan Liar
    Claire Philip
    Rp. 70.000
    Rp. 63.000
  • Why? People - Jose Mujica
    YeaRimDang
    Rp. 110.000
    Rp. 99.000
  • Panen Untung Dari Akuabisnis Bawal Bintang
    M. Ghufran H. Kordi K
    Rp. 175.000
    Rp. 157.500
  • Akhirnya Adam pun Turun
    Amru Khalid
    Rp. 87.000
    Rp. 78.300

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0