Detail Buku
Togamas Ecommerce Kelanjutan Cerita Dan Semesta Di Mulut Krishna

Kegandrungan saya menulis cerita serta melukis memberi saya kemungkinan mencampuradukkan apa yang muncul di dalam diri saya dan yang mendatangi diri saya. Saya kerap memperlakukan kata-kata seperti memperlakukan cat, mengolah dan mencampuraduk mereka sehingga membentuk sesuatu. Keduanya melibatkan imajinasi dan perspektif, memunculkan beragam bentuk dan adonan warna, sehingga keduanya pun terasa saling mempengaruhi. Mungkin itu yang membuat bahasa—atau lebih sempit, kata—di dalam cerita-cerita ini terasa lebih sebagai bangunan narasi, sebuah komposisi naratif, sebagaimana komposisi visual dalam seni rupa.

Tak jarang bahasa menghasilkan selaan atau usikan yang menggoyahkan bangunan narasi, mengacaukan alur, mengayun-ayunkan saya, atau pembaca, di antara denotasi dan konotasi, berniat menghancurkan apa saja karena sekadar menampung hal-hal fiksional, gumam, celoteh, perasaan, mimpi, hasrat, gebalau pikiran sadar, gejolak alam bawah, dan sebagainya.

Semuanya bekerja dalam bentuk yang melompat-lompat di antara pendekatan metafiksi dan vignette yang lebih banyak mengabdi kepada fragmen momen, emosi, aliran kesadaran dan di saat yang sama mempertanyakan batas realitas dalam cerita dan keterlibatan pembaca, dikendalikan oleh kegandrungan kepada kenisbian realitas yang dibalut skenario remeh atau kekurangannya.

9786233051774 52200
Kelanjutan Cerita Dan Semesta Di Mulut Krishna
52200

Kegandrungan saya menulis cerita serta melukis memberi saya kemungkinan mencampuradukkan apa yang muncul di dalam diri saya dan yang mendatangi diri saya. Saya kerap memperlakukan kata-kata seperti memperlakukan cat, mengolah dan mencampuraduk mereka sehingga membentuk sesuatu. Keduanya melibatkan imajinasi dan perspektif, memunculkan beragam bentuk dan adonan warna, sehingga keduanya pun terasa saling mempengaruhi. Mungkin itu yang membuat bahasa—atau lebih sempit, kata—di dalam cerita-cerita ini terasa lebih sebagai bangunan narasi, sebuah komposisi naratif, sebagaimana komposisi visual dalam seni rupa.

Tak jarang bahasa menghasilkan selaan atau usikan yang menggoyahkan bangunan narasi, mengacaukan alur, mengayun-ayunkan saya, atau pembaca, di antara denotasi dan konotasi, berniat menghancurkan apa saja karena sekadar menampung hal-hal fiksional, gumam, celoteh, perasaan, mimpi, hasrat, gebalau pikiran sadar, gejolak alam bawah, dan sebagainya.

Semuanya bekerja dalam bentuk yang melompat-lompat di antara pendekatan metafiksi dan vignette yang lebih banyak mengabdi kepada fragmen momen, emosi, aliran kesadaran dan di saat yang sama mempertanyakan batas realitas dalam cerita dan keterlibatan pembaca, dikendalikan oleh kegandrungan kepada kenisbian realitas yang dibalut skenario remeh atau kekurangannya.

0 Basabasi Indonesia< 9786233051774

Kelanjutan Cerita Dan Semesta Di Mulut Krishna

Hery Sudiono
Rp. 58.000
Rp. 52.200

DESKRIPSI

Kegandrungan saya menulis cerita serta melukis memberi saya kemungkinan mencampuradukkan apa yang muncul di dalam diri saya dan yang mendatangi diri saya. Saya kerap memperlakukan kata-kata seperti memperlakukan cat, mengolah dan mencampuraduk mereka sehingga membentuk sesuatu. Keduanya melibatkan imajinasi dan perspektif, memunculkan beragam bentuk dan adonan warna, sehingga keduanya pun terasa saling mempengaruhi. Mungkin itu yang membuat bahasa—atau lebih sempit, kata—di dalam cerita-cerita ini terasa lebih sebagai bangunan narasi, sebuah komposisi naratif, sebagaimana komposisi visual dalam seni rupa.

Tak jarang bahasa menghasilkan selaan atau usikan yang menggoyahkan bangunan narasi, mengacaukan alur, mengayun-ayunkan saya, atau pembaca, di antara denotasi dan konotasi, berniat menghancurkan apa saja karena sekadar menampung hal-hal fiksional, gumam, celoteh, perasaan, mimpi, hasrat, gebalau pikiran sadar, gejolak alam bawah, dan sebagainya.

Semuanya bekerja dalam bentuk yang melompat-lompat di antara pendekatan metafiksi dan vignette yang lebih banyak mengabdi kepada fragmen momen, emosi, aliran kesadaran dan di saat yang sama mempertanyakan batas realitas dalam cerita dan keterlibatan pembaca, dikendalikan oleh kegandrungan kepada kenisbian realitas yang dibalut skenario remeh atau kekurangannya.

DETAIL BUKU

Penerbit : Basabasi
Tahun : 2021
Halaman : -
Berat : 300 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786233051774
  • Almustafa
    Kahlil Gibran
    Rp. 49.000
    Rp. 44.100
  • Hal Yang Tak Kau Bawa Pergi Saat Meninggalkanku
    J.S. Khairen
    Rp. 110.000
    Rp. 88.000
  • Kita Dalam Tumpukan Kata
    Sesakata
    Rp. 99.000
    Rp. 89.100
  • Buku Minta Disayang
    Rintik Sendu
    Rp. 79.000
    Rp. 71.100
  • Sepotong Hati Di Angkringan
    Joko Pinurbo
    Rp. 70.000
    Rp. 63.000
  • Nasgor Makanan Sejuta Mamat
    Kang Harnaz
    Rp. 70.000
    Rp. 63.000
  • Kisah-Kisah Yang Tak Bisa Dipercaya
    Karel Capek
    Rp. 55.000
    Rp. 49.500
  • Love Letters For My Future Self
    Adi K.
    Rp. 110.000
    Rp. 99.000

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0