Detail Buku
Togamas Ecommerce Berislam Dengan Berkemanusiaan

Belakangan ini, umat Islam Indonesia sedang diuji oleh Tuhan. Tragedi demi tragedi kekerasan atas nama agama terjadi di mana-mana. Baik kekerasan fisik, wacana, maupun simbolik, hingga membuat hati siapa saja terenyuh. Dan, sangat disayangkan, pelakunya adalah ormas-ormas Islam sendiri. Yang pada umumnya bercorak radikal dan ekstremis. Mereka berpikir eksklusif, memaksakan kehendak, seolah hanya pendapat mereka saja yang benar dan yang lain salah, sehingga pihak lain harus ikut ke dalam golongan mereka. Demi menegakkan kebenaran versi mereka itu, mereka sampai hati melakukan tindak kekerasan terhadap saudara-saudara seagama dan sebangsa mereka. Sesuatu tindakan yang justru tidak islami.

Buku kumpulan tulisan Aksin Wijaya, Nur Rif’ah Hasaniy, dan Tati Nur Pebiyanti ini berusaha menelaah fenomena tersebut. Dalam perspektif teologis, filosofis, dan sosiologis keindonesiaan. Tragedi keberislaman di tengah-tengah pandemi COVID-19 pun tak luput dari tilikan mereka. Hasil refleksi mereka menyegarkan kembali kesadaran kita akan model keberislaman yang santun, moderat, inklusif, pluralis, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Lewat buku ini, mereka seolah hendak mengatakan, kita boleh punya standar kebenaran dan keberislaman yang berbeda dengan yang lain, namun kita tak boleh mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

9786236166109 67500
Berislam Dengan Berkemanusiaan
67500

Belakangan ini, umat Islam Indonesia sedang diuji oleh Tuhan. Tragedi demi tragedi kekerasan atas nama agama terjadi di mana-mana. Baik kekerasan fisik, wacana, maupun simbolik, hingga membuat hati siapa saja terenyuh. Dan, sangat disayangkan, pelakunya adalah ormas-ormas Islam sendiri. Yang pada umumnya bercorak radikal dan ekstremis. Mereka berpikir eksklusif, memaksakan kehendak, seolah hanya pendapat mereka saja yang benar dan yang lain salah, sehingga pihak lain harus ikut ke dalam golongan mereka. Demi menegakkan kebenaran versi mereka itu, mereka sampai hati melakukan tindak kekerasan terhadap saudara-saudara seagama dan sebangsa mereka. Sesuatu tindakan yang justru tidak islami.

Buku kumpulan tulisan Aksin Wijaya, Nur Rif’ah Hasaniy, dan Tati Nur Pebiyanti ini berusaha menelaah fenomena tersebut. Dalam perspektif teologis, filosofis, dan sosiologis keindonesiaan. Tragedi keberislaman di tengah-tengah pandemi COVID-19 pun tak luput dari tilikan mereka. Hasil refleksi mereka menyegarkan kembali kesadaran kita akan model keberislaman yang santun, moderat, inklusif, pluralis, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Lewat buku ini, mereka seolah hendak mengatakan, kita boleh punya standar kebenaran dan keberislaman yang berbeda dengan yang lain, namun kita tak boleh mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

0 Ircisod Indonesia< 9786236166109

Berislam Dengan Berkemanusiaan

Aksin Wijaya, dkk
Rp. 75.000
Rp. 67.500

DESKRIPSI

Belakangan ini, umat Islam Indonesia sedang diuji oleh Tuhan. Tragedi demi tragedi kekerasan atas nama agama terjadi di mana-mana. Baik kekerasan fisik, wacana, maupun simbolik, hingga membuat hati siapa saja terenyuh. Dan, sangat disayangkan, pelakunya adalah ormas-ormas Islam sendiri. Yang pada umumnya bercorak radikal dan ekstremis. Mereka berpikir eksklusif, memaksakan kehendak, seolah hanya pendapat mereka saja yang benar dan yang lain salah, sehingga pihak lain harus ikut ke dalam golongan mereka. Demi menegakkan kebenaran versi mereka itu, mereka sampai hati melakukan tindak kekerasan terhadap saudara-saudara seagama dan sebangsa mereka. Sesuatu tindakan yang justru tidak islami.

Buku kumpulan tulisan Aksin Wijaya, Nur Rif’ah Hasaniy, dan Tati Nur Pebiyanti ini berusaha menelaah fenomena tersebut. Dalam perspektif teologis, filosofis, dan sosiologis keindonesiaan. Tragedi keberislaman di tengah-tengah pandemi COVID-19 pun tak luput dari tilikan mereka. Hasil refleksi mereka menyegarkan kembali kesadaran kita akan model keberislaman yang santun, moderat, inklusif, pluralis, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Lewat buku ini, mereka seolah hendak mengatakan, kita boleh punya standar kebenaran dan keberislaman yang berbeda dengan yang lain, namun kita tak boleh mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

DETAIL BUKU

Penerbit : Ircisod
Tahun : 2021
Halaman : -
Berat : 300 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786236166109
  • Andai Kita Hidup Di Zaman Nabi Musa
    M. Gufran
    Rp. 75.000
    Rp. 67.500
  • Literasi Digital Santri Milenial
    Abdulloh Hamid
    Rp. 75.000
    Rp. 67.500
  • 17 Menit Sehari Istikamah: Jalan Menuju Hafiz Al-quran
    Sulthan Adam, S. Q.
    Rp. 85.000
    Rp. 76.500
  • Panduan Salat, Zikir, & Doa Praktis Sehari-hari
    M. Fadhil Rahmi
    Rp. 50.000
    Rp. 45.000
  • How To Win An Argument: Sebuah Panduan Klasik Tentang Seni Persuasi
    Marcus Tullius Cicero
    Rp. 100.000
    Rp. 90.000
  • Ngalap Berkah Karomah Syekh Abdul Qadir Jailani
    A. Bisri Maulana
    Rp. 64.500
    Rp. 58.050
  • Hidup Bersama Al-Quran 1
    M. Quraish Shihab, Najelaa Shihab
    Rp. 130.000
    Rp. 117.000
  • Surga Dan Neraka Di Dekat Kita
    Erin Cahyaning
    Rp. 53.000
    Rp. 47.700

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0