Detail Buku
Togamas Ecommerce Serat Centhini Jilid 1

Dalam perjalanan sebuah bangsa selalu ada pergulatan untuk mempertahankan eksistensinya. Para leluhur bangsa kita telah mengatasi berbagai persoalan di lingkungan hidup mereka. Satu per satu berhasil diatasi, dan keberhasilan itu lalu dibakukan dan diwariskan kepada anak-cucu mereka. Terbentuklah nilai-nilai yang dibingkai dalam sebuah budaya Nusantara. Pada satu masa, keadaan di Nusantara berubah, terutama saat kedatuan Majapahit melemah pada abad ke-15. Akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17, Belanda melalui VOC (Kompeni) menancapkan kukunya di bumi kita. Kerajaan, kesultanan, dan kedatuan di Nusantara mulai runtuh. Jika tidak ada pelajaran dan ajaran yang bisa diwariskan kepada generasi anak-cucu, bangsa ini akan lenyap di telan zaman.

Maka Adipati Anom Amangkunagara III, yang kemudian menjadi raja Sunan Paku Buwana V, memerintah para pujangga istana untuk mencatat kekayaan alam, adat-istiadat di tiap-tiap daerah, kebiasaan masyarakat, agama-agama dan kehidupan keberagamaan waktu itu, ajaran-ajaran kehidupan esoterik (batin) agama, dan falsafah kehidupan masyarakat. Catatan itu terhimpun menjadi Serat Centhini. 

Buku ini hadir untuk membantu kita memahami apa yang diwariskan leluhur bangsa kita awal abad ke-19 itu. Agar maknanya bisa lebih dimengerti, ajarannya bisa dipahami, dan hikmahnya bisa diambil sebagai pijakan dalam menapaki kehidupan di masa depan, baik untuk diri kita maupun generasi muda Nusantara. Dengan penguasaan prima atas kearifan Jawa dan kelincahan bertutur, Achmad Chodjim mengajak kita mengartikulasikan lebih jauh warisan tak ternilai ini untuk kemajuan, kesejahteraan, kejayaan, dan kemakmuran negara bangsa Indonesia.

9786026486288 105000
Serat Centhini Jilid 1
105000

Dalam perjalanan sebuah bangsa selalu ada pergulatan untuk mempertahankan eksistensinya. Para leluhur bangsa kita telah mengatasi berbagai persoalan di lingkungan hidup mereka. Satu per satu berhasil diatasi, dan keberhasilan itu lalu dibakukan dan diwariskan kepada anak-cucu mereka. Terbentuklah nilai-nilai yang dibingkai dalam sebuah budaya Nusantara. Pada satu masa, keadaan di Nusantara berubah, terutama saat kedatuan Majapahit melemah pada abad ke-15. Akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17, Belanda melalui VOC (Kompeni) menancapkan kukunya di bumi kita. Kerajaan, kesultanan, dan kedatuan di Nusantara mulai runtuh. Jika tidak ada pelajaran dan ajaran yang bisa diwariskan kepada generasi anak-cucu, bangsa ini akan lenyap di telan zaman.

Maka Adipati Anom Amangkunagara III, yang kemudian menjadi raja Sunan Paku Buwana V, memerintah para pujangga istana untuk mencatat kekayaan alam, adat-istiadat di tiap-tiap daerah, kebiasaan masyarakat, agama-agama dan kehidupan keberagamaan waktu itu, ajaran-ajaran kehidupan esoterik (batin) agama, dan falsafah kehidupan masyarakat. Catatan itu terhimpun menjadi Serat Centhini. 

Buku ini hadir untuk membantu kita memahami apa yang diwariskan leluhur bangsa kita awal abad ke-19 itu. Agar maknanya bisa lebih dimengerti, ajarannya bisa dipahami, dan hikmahnya bisa diambil sebagai pijakan dalam menapaki kehidupan di masa depan, baik untuk diri kita maupun generasi muda Nusantara. Dengan penguasaan prima atas kearifan Jawa dan kelincahan bertutur, Achmad Chodjim mengajak kita mengartikulasikan lebih jauh warisan tak ternilai ini untuk kemajuan, kesejahteraan, kejayaan, dan kemakmuran negara bangsa Indonesia.

469 Baca Indonesia< 9786026486288

Serat Centhini Jilid 1

Achmad Chodjim
Rp. 125.000
Rp. 105.000

DESKRIPSI

Dalam perjalanan sebuah bangsa selalu ada pergulatan untuk mempertahankan eksistensinya. Para leluhur bangsa kita telah mengatasi berbagai persoalan di lingkungan hidup mereka. Satu per satu berhasil diatasi, dan keberhasilan itu lalu dibakukan dan diwariskan kepada anak-cucu mereka. Terbentuklah nilai-nilai yang dibingkai dalam sebuah budaya Nusantara. Pada satu masa, keadaan di Nusantara berubah, terutama saat kedatuan Majapahit melemah pada abad ke-15. Akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17, Belanda melalui VOC (Kompeni) menancapkan kukunya di bumi kita. Kerajaan, kesultanan, dan kedatuan di Nusantara mulai runtuh. Jika tidak ada pelajaran dan ajaran yang bisa diwariskan kepada generasi anak-cucu, bangsa ini akan lenyap di telan zaman.

Maka Adipati Anom Amangkunagara III, yang kemudian menjadi raja Sunan Paku Buwana V, memerintah para pujangga istana untuk mencatat kekayaan alam, adat-istiadat di tiap-tiap daerah, kebiasaan masyarakat, agama-agama dan kehidupan keberagamaan waktu itu, ajaran-ajaran kehidupan esoterik (batin) agama, dan falsafah kehidupan masyarakat. Catatan itu terhimpun menjadi Serat Centhini. 

Buku ini hadir untuk membantu kita memahami apa yang diwariskan leluhur bangsa kita awal abad ke-19 itu. Agar maknanya bisa lebih dimengerti, ajarannya bisa dipahami, dan hikmahnya bisa diambil sebagai pijakan dalam menapaki kehidupan di masa depan, baik untuk diri kita maupun generasi muda Nusantara. Dengan penguasaan prima atas kearifan Jawa dan kelincahan bertutur, Achmad Chodjim mengajak kita mengartikulasikan lebih jauh warisan tak ternilai ini untuk kemajuan, kesejahteraan, kejayaan, dan kemakmuran negara bangsa Indonesia.

DETAIL BUKU

Penerbit : Baca
Tahun : 2019
Halaman : 469
Berat : 600 Gram
Dimensi : 15 x 23 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786026486288
  • Wedha Sasangka Jilid 1
    Achmad Chodjim
    Rp. 109.000
    Rp. 91.560
  • Sunan Kalijaga: Mistik Dan Makrifat
    Achmad Chodjim
    Rp. 89.000
    Rp. 74.760
  • Sunan Kalijaga: Mistik dan Makrifat
    Achmad Chodjim
    Rp. 89.000
    Rp. 74.760
  • Syekh Siti Jenar: Makna Kematian (Edisi 2 Windu)
    Achmad Chodjim
    Rp. 89.000
    Rp. 74.760
  • A History of the Moslem in Spain (Sejarah Islam di Spanyol)
    Reinhart Dozy
    Rp. 249.000
    Rp. 209.160
  • Hadji Agus Salim: Diplomat Nyentrik Penjaga Martabat Republik
    Haidar Musyafa
    Rp. 94.000
    Rp. 78.960
  • Handbook Kebijakan Publik
    Michael Moran, Martin Rein
    Rp. 285.000
    Rp. 239.400
  • Elon Musk
    Ashlee Vance
    Rp. 105.000
    Rp. 88.200

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0